KAYU MANIS, SOLUSI BARU PELANGSING ALAMI


Gambar 1. Minuman kayu manis dan madu sebagai pelangsing
         
Masalah berat badan telah menjadi salah satu dilemma terbesar kaum millennial. Banyak cara yang akan dilakukan untuk dapat mencapai berat badan “ideal”, salah satunya dengan mengkonsumsi obat-obatan sintetis yang mengklaim memiliki khasiat yang mutakhir dalam menurunkan berat badan. Seperti obat A yang dapat menurunkan berat badan dalam kurun waktu 7 hari, ataupun obat B yang dapat menurunkan berat badan tanpa harus mengubah pola makan ataupun melakukan olahraga. 


Gambar 2. Obesity refference

            Secara logikapun, sesuatu yang instant pasti akan berdampak buruk pada tubuh, ditambah lagi jika kita mengkonsumsinya secara rutin. Mie instant yang kita sudah tau enak saja jika dikonsumsi berlebihan akan memberikan efek yang bebahaya buat tubuh, kan. 

         Sebagai warga Negara Indonesia yang tinggal dan hidup di Indonesia, tentunya kita paham betul bahwa Indonesia adalah Negara yang kaya akan rempah-rempah. Dan apabila kita mendalami lagi lebih dalam, banyak sekali rempah-rempah yang biasanya kita fikir hanya digunakan untuk bumbu masakan, mengandung sejuta manfaat yang bisa kita nikmati jika tahu cara mengolahnya, loh!


            Salah satunya adalah Kayu Manis, nah pasti udah familiar sekali kan sama bumbu masakan satu ini. Sebelum membahas lebih lanjut tentang manfaat kayu manis dalam menurunkan berat badan, Ada baiknya kita mengenal lebih kanjut tentang kayu manis dan khasiatnya itu sendiri.


Gambar 3. Kayu manis dan serbuk kayu manis

Kayu manis atau yang lebih dikenal dengan istilah latinnya Cinnamomum verum , Sin. C. Zeylanicum adalah sejenis pohon yang menghasilkan rempah-rempah. Ciri khas dari bumbu dapur ini adalah memiliki aroma yang amat wangi, dan tentunya jika diolah sebagai campuran makanan atau minuman akan menghasilkan rasa manis dan pedas(Ardina, 2017).

            Baru-baru ini para ilmuwan menemukan suatu kandungan dalam kayu manis yang dapat membantu pembakaran lemak dalam tubuh manusia. Cinnamaldehyde, merupakan sejenis senyawa atau minyak esensial yang dihasilkan oleh kayu manis, untuk memberikan aroma dan rasa tertentu pada kayu manis. Cinnamaldehyde memberikan rasa khas pada kayu manis dan dikenal sebagai agonis utama dari reseptor sementara potensial-ankyrin receptor 1 (TRPA1). 90% minyak essensial dari kulit kayu manis adalah Cinnamaldehyde(Camacho et al, 2015).

            Jun Wu, seorang asisten profesor di Life Science Institute, University of Michigan, sudah menyadari manfaat cinnamaldehyde pada penelitian sebelumnya dan ingin meneliti efeknya lebih lanjut pada tubuh. Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Metabolism Clinical and Experimental, Wu dan timnya menguji efek cinnamaldehyde terhadap lemak yang diambil dari tikus dan sel-sel lemak yang diambil dari empat orang sukarelawan (Juan et al, 2017).

Dalam pengujiannya, didapatkan hasil dimana paparan senyawa tersebut memicu sel-sel, baik pada tikus maupun manusia, untuk mulai membakar kalori, melalui proses yang dikenal sebagai thermogenesis(Juan et al, 2017).

Sebelumnya, sebuah penelitian sudah membuktikan bahwa cinnamaldehyde dapat melindungi tikus dari obesitas. Namun penelitian terbaru yang dilakukan tim peneliti dari University of Michigan telah menunjukkan bahwa khasiat senyawa tersebut juga telah dibuktikan pada manusia. Dimana, cinnamaldehyde bekerja dengan cara mengaktifkan thermogenesis, atau proses metabolisme tubuh yang membakar kalori untuk menghasilkan panas(Petter, 2017).

Dengan suatu pengamatan yang lebih teliti lagi tampak bahwa senyawa tersebut meningkatkan aktivitas sejumlah gen, enzim dan protein yang diketahui dapat meningkatkan metabolisme lemak. Sel lemak, atau adipocytes, biasanya menyimpan energi dalam bentuk lipid
(Petter, 2017).

Oleh sebab itu, pengolahan kayu manis sebagai rempah-rempah yang dapat dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan dapat diterapkan. Dimana, kayu manis dapat diolah dengan tambahan rebusan air panas, dan akan memberikan efektifitas terbaik apabila dikombinasikan dengan madu. 


Cara membuat minuman kayu manis pun sangat mudah. Bahan yang diperlukan adalah 1 sdm kayu manis atau 2 batang kayu manis, 1 gelas besar air, dan 2 sdm madu. Rebus air hingga mendidih lalu masukkan kayu manis ke dalamnya. Aduk lalu tuang ke dalam gelas saji. Tambahkan madu ke dalam minuman untuk dapatkan rasa yang lebih manis dan aroma yang lebih harum. Konsumsi selagi masih hangat setiap pagi sesudah bangun tidur.


Gambar 4. Air rebusan kayu manis dan madu

            Tapi perlu diingat ya, apapun yang kita konsumsi tidak akan menghasilkan hasil yang sempurna tanpa dibarengi pola hidup yang sehat dan pikiran yang jernih. Jadi, sempatkan diri untuk berolahraga yang cukup, dan kurangi stress, ya!






References:
Ardina, I. 2017. Kayu Manis Bisa Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan. Beritagar.
Diakses: 17 Februari 2019.
Camacho, S., Michlig, S., de Senarclens-Bezencon, C., Meylan, J., Meystre, J., Pezzoli, M. 2015.
Anti-obesity and anti-hyperglycemic effects of cinnamaldehyde via altered ghrelin secretion and functional impact on food intake and gastric emptying. Sci Rep. Vol 05:(7).
Juan, J., Margo, P. E., Heejin, J., Xiaona, Q., Jiling, L., Kim, D.I., Jun, W. 2017.
Cinnamaldehyde induces fat cell-autonomous thermogenesis and metabolic reprogramming. Metabolism and Clinical Experimental Journal.  Vol 77:(58–64).
Petter, O. 2017. Cinnamon Helps Burn Fat Cells, Study Finds. Independent Uk. Diakses: 17
Februari 2019.



0 Comments:

Posting Komentar

 

Ervidian Nurfadillah Template by Ipietoon Cute Blog Design